Geometri Euclidean adalah cabang matematika yang mempelajari sifat-sifat benda geometri dalam ruang Euclidean. Ruang Euclidean adalah ruang tiga dimensi yang memiliki sifat-sifat seperti tak terhingga, homogen, dan isotropis.

Dalam geometri Euclidean, terdapat beberapa konsep dasar seperti titik, garis, dan bidang. Titik adalah sebuah objek tanpa dimensi yang hanya memiliki lokasi. Garis adalah objek satu dimensi yang terbentuk oleh kumpulan titik-titik yang sejajar. Sedangkan, bidang adalah objek dua dimensi yang terbentuk oleh kumpulan garis-garis yang sejajar.

Selain itu, dalam geometri Euclidean terdapat beberapa sifat dasar seperti sifat kesamaan, sifat ketidaksamaan, dan sifat ketiga-duaannya. Sifat kesamaan menyatakan bahwa dua objek yang sama dengan objek ketiga, sama pula satu sama lain. Sifat ketidaksamaan memungkinkan kita untuk membedakan antara satu objek dengan objek lainnya. Sedangkan, sifat ketiga-duaannya menyatakan bahwa jika dua objek memotong objek ketiga, maka dua objek tersebut saling berpotongan.

Dalam geometri Euclidean, terdapat pula beberapa teorema seperti Teorema Pythagoras, Teorema Thales, dan Teorema Euclid. Teorema Pythagoras menyatakan bahwa dalam segitiga siku-siku, jumlah kuadrat dari kedua sisi yang pendek sama dengan kuadrat dari sisi miring. Teorema Thales menyatakan bahwa jika ada dua garis yang sejajar, maka garis-garis lain yang membentuk sudut dengan garis-garis tersebut adalah proporsional. Sedangkan, Teorema Euclid menyatakan bahwa jika terdapat sebuah garis dan sebuah titik di luar garis tersebut, maka terdapat satu dan hanya satu garis yang melalui titik tersebut dan sejajar dengan garis awal.

Geometri Euclidean memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam desain bangunan, arsitektur, dan teknik sipil.


原文地址: https://www.cveoy.top/t/topic/oAYB 著作权归作者所有。请勿转载和采集!

免费AI点我,无需注册和登录